STRAREGI PEMBELAJARAN
Nama : Rilia Anzani
NIM
: 1901182
Kelas
: PAI 4 A
Makul
: MAGANG 1
STRATEGI PEMBELAJARAN
Strategi pembelajaran adalah cara-cara yang akan
dipilih dan digunakan oleh seorang pengajar untuk menyampaikan materi
pembelajaran yang bertujuan untuk memudahkan peserta didik menerima
dan memahami materi pembelajaran, yang pada akhirnya tujuan pembelajaran
dapat dikuasainya di akhir kegiatan belajar. Metode pembelajaran adalah cara/
prosedur yang digunakan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode
pembelajaran lebih bersifat prosedural, yaitu berisi tahapan tertentu,
sedangkan teknik adalah cara yang digunakan, yang bersifat implementatif.
Dengan kata lain, metode yang dipilih oleh masing-masing guru bisa sama, tetapi
teknik penyampaiannya yang berbeda-beda.Strategi pembelajaran harus mengandung
penjelasan tentang metode atau prosedur dan teknik yang digunakan selama proses
pembelajaran berlangsung. Artinya, metode atau prosedur dan teknik pembelajaran
merupakan bagian dari strategi pembelajaran.Hubungan antara strategi, tujuan,
dan metode pembelajaran dapat digambarkan sebagai suatu kesatuan sistem yang
bertitik tolak dari penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan strategi
pembelajaran, dan perumusan tujuan, yang selanjutnya diimplementasikan ke dalam
berbagai metode yang relevan selama proses pembelajaran berlangsung. Dalam
melaksanakan metode pembelajaran ada beberapa tahap, yang pertama adalah
pendahuluan, pada kegiatan pendahuluan guru diharapkan dapat menarik minat
peserta didik atas materi pelajaran yang akan disampaikan. Dengan
menjelaskan tujuan pembelajaran khusus yang diharapkan dapat dicapai oleh semua
peserta didik di akhir kegiatan pembelajaran dan melakukan apersepsi, berupa
kegiatan yang merupakan jembatan antara pengetahuan lama dengan pengetahiuan
baru yang akan dipelajari.Selanjutnya beberapa hal yang perlu diperhatikan
dalam penyampaian informasi adalah urutan (berdasarkan tahapan berpikir dari
hal-hal yang bersifat kongkrit ke hal-hal yang bersifat abstrak atau dari
hal-hal yang bersifat sederhana atau mudah dilakukan ke hal-hal yang lebih
kompleks atau sukar dilakukan), ruang lingkup (sudah tergambar pada saat
penentuan tujuan pembelajaran) dan jenis materi (pengetahuan, keterampilan, dan
sikap).
Berdasarkan prinsip student centered, peserta didik
merupakan pusat dari suatu kegiatan belajar, peserta didik melaksanakan proses
latihan, tes dan kegiatan lanjutan. Dalam proses latihan umumnya ada
praktik dan ada umpan balik. Tes biasanya dilakukan di akhir kegiatan
pembelajaran, setelah peserta didik melalui berbagai proses pembelajaran,
penyampaian informasi berupa materi pelajaran, latihan maupun praktik.
Selanjutnya kegiatan lanjutan yang merupakan kegiatan yang dikenal dengan
istilah follow up dari suatu hasil kegiatan yang telah dilakukan.Dalam
kriteria pemilihan strategi pembelajaran, Mager menyampaikan
beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk memilih strategi pembelajaran,
yaitu:
1. Berorientasi
pada tujuan pembelajaran, tipe perilaku yang diharapkan dapat dicapai oleh
peserta didik. Misalnya menyusun bagian analisis pembelajaran.
2. Pilih
teknik pembelajaran sesuai dengan keterampilan diharapkan dapat dimiliki saat
bekerja nanti (dihubungkan dengan dunia kerja).
3. Gunakan
media pembelajaran yang sebanyak mungkin memberikan rangsangan pada indra
peserta didik.
Kemudian ada beberapa strategi yang dapat digunakan dalam
pembelajaran antara lain: Strategi Pemecahan Masalah Solso, Strategi
pemecahan masalah Wankat dan Oreovocz, Strategi pembelajaran kreatif
produktif, Strategi pembelajaran kuantum (Quantum teaching, Srategi
pembelajaran siklus (Leraning cycle), Strategi pembelajaran
kooperatif, Strategi pembelajaran afektif, Strategi pembelajaran
berbasis computer, dan Pembelajaran berbasis elektronik ( E-Learning).
1. Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE),
2. Strategi Pembelajaran Inkuiri (SPI).
3. Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (SPBM).
4. Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB),
5. Strategi Pembelajaran Kooperatif (SPK).
6. Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL) dan
7. Strategi Pembelajaran Afektif (SPA)
Komentar
Posting Komentar